Membekali siswa untuk memiliki pemikiran growth mindset ,siswa SMP Muhammadiyah Plus Salatiga diajak untuk mengunjungi negara Singapura dan Malaysia melalui program kegiatan International Mobility Program.
Kegiatan International Mobility Program (IMP) merupakan salah satu kegiatan unggulan di SMP Muhammadiyah Plus Salatiga. Pada periode ketiga keberangkatannya, kegiatan IMP kembali mengunjungi dua negara tetangga yaitu Singapura dan Malaysia. Sebanyak 60 siswa kelas VIII diberangkatkan untuk mengikuti kegiatan ini dari tanggal 22 – 25 Mei 2023. Bertolak dari Yogyakarta International Airport (YIA), tujuan pertama kegiatan IMP adalah negara Singapura.
Singapura sebagai negara dengan luas geografis yang jauh lebih kecil dari Indonesia, tetapi mampu mengelola segela keterbatasannya menjadi kelebihan yang justru tidak dimiliki negara lain di Asia menjadi peluang untuk membuka wawasan para siswa SMP Muhammadiyah Plus Salatiga. Di negara dengan julukan Negeri Singa itu para siswa diajak untuk berkunjung ke beberapa destinasi seperti Universal Studio Singapore, Garden by The Bay, dan Merlion Park. Tak hanya destinasi wisata, para siswa juga diajak untuk berkunjung ke pabrik pengolahan air limbah menjadi air bersih di New Water Factory. Di tempat ini para siswa sangat antusias dengan perkembangan teknologi yang ada yang dapat menyulap air kotor menjadi air bersih dan siap minum. Kemajuan negara Singapura dari sisi teknologi dan infrastrukturnya menjadi motivasi tersendiri bagi para siswa sehingga semangat belajarnya dapat tumbuh melalui pengalaman yang di dapat langsung selama di sana.
Bergeser ke negara tujuan selanjutnya yaitu Malaysia, perjalanan dari Singapura menuju Johor Bahru, Malaysia menempuh perjalanan selama kurang lebih 7 jam. Dari Johor Bahru rombongan langsung melanjutkan perjalanan ke Kuala Lumpur. Selama berada di Negeri Jiran, rombongan peserta IMP berkunjung ke banyak destinasi.
Hari pertama di Malaysia siswa mengenal kawasan bersejarah yang terletak di Kuala Lumpur yaitu Dataran Merdeka. Lapangan ini berada di depan Bangunan Sultan Abdul Samad. Tak jauh dari kawasan Dataran Merdeka, siswa berpindah ke Twin Tower, Petronas, Malaysia yang menjadi ikon negara ini. Selain itu para peserta IMP juga berkesempatan untuk mengunjugi kawasan wisata batu Cave dan ditutup dengan mencoba wahana kereta gantung di Genting Highland. Di akhir perjalanan sebelum kembali ke hotel, para siswa diajak ke pusat perbelanjaan Cokelat Factory untuk membeli oleh-oleh.
Pada hari selanjutnya, siswa melakukan kunjungan resti di KBRI yang ada di Kuala Lumpur Malaysia. Disambut hangat oleh Ibu Debi selaku Humas KBRI, para siswa antusias belajar mengenal sistem dan strutural di KBRI. Rombongan selanjutnya menuju Heriot Watt University dan menutup perjalanan dengan mengunjungi kawasan pemerintahan Malaysia di Putrajaya. Salah satunya juga mengunjugi masjid apung yang terkenal yaitu masjid Putrajaya, Malaysia.
Tak hanya pengalaman berkunjung ke berbagai tempat di negara Singapura dan Malaysia, para siswa SMP Muhammadiyah Plus Salatiga juga menambah pengalaman mereka mengenal bandara di Indonesia dan luar negeri. Pasalnya, dalam perjalanan ini siswa menjamah empat bandara sekaligus, yaitu Yogyakarta International Airport, Changi Airport Singapore, Kuala Lumpur International Airport, dan Juanda International Airport Surabaya. Hal ini tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi siswa.
Amira Niti, salah satu peserta IMP Singapura – Malaysia mengaku senang mengikuti rangkaian kegiatan IMP ini. “Alhamdulillah, kegiatan ini menyenangkan dan menambah pengalaman serta banyak ilmu yang didapat.” Kepala SMP Muhammadiyah Plus Salatiga, Sutomo, M.Ag., di temui pada kesempatan berbeda mengucapkan rasa terima kasihnya atas suksesnya kegiatan IMP periode ketiga. “Alhamdulillah, kegiatan International Mobility Program sukses terlaksana dengan baik. Terima kasih terkhusus kami sampaikan kepada KBRI Malaysia dan Heriot Watt University yang telah menerima kunjungan dengan baik serta mengizinkan para siswa SMP Muhammadiyah Plus Salatiga untuk belajar. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada orang tua siswa dan seluruh elemen yang ikut membantu terlaksananya kegiatan ini dengan baik. Semoga kegitan ini dapat membuka wawasan siswa sehingga terbentuk growth mindset yang menjadi bekal masa depan para siswa SMP Muhamadiyah Plus Salatiga melalui pengalaman yang didapatkan.”
