• June 4, 2026 2:34 pm

SMP MUHAMMADIYAH PLUS SALATIGA

Generasi Unggul, Cerdas, dan Qur'ani

PEMILIHAN RAYA KETUA IPM SMP MUHAMMADIYAH PLUS SALATIGA

Bysmpmplus

Jan 14, 2019

SMP Muhammadiyah Plus Salatiga menggelar pesta demokrasi pemilihan Ketua Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Senin, 14 Januari 2019.

Pemilihan Ketua IPM SMP Muhammadiyah Plus Salatiga yang diselenggarakan di aula sekolah, dikemas menarik dan menyerupai pemilihan umum yang diselenggarakan negara. Bekerja sama dengan KPU Salatiga, SMP Muhammadiyah Plus memeroleh pinjaman kotak dan bilik suara sebagai sarana pendukung terselenggaranya pemilihan Ketua IPM.

Dalam kesempatan ini, SMP Muhammadiyah Plus Salatiga mengusung empat calon terbaiknya untuk dipilih secara langsung oleh seluruh siswa.
M. Bintang Aditya Pratama Arifianto menduduki posisi nomor urut satu. Disusul dengan Keisha Biantari Widya Angesti nomor urut dua, Aliffianisa Anggun Putri Andini nomor urut tiga, dan Sultan Maulana Putra Pamungkas di nomor urut empat.

Keempat calon tersebut adalah perwakilan dari kelas tujuh yang selama kurang lebih satu minggu sudah mengadakan kampanye untuk menggalang dukungan. Calon terpilih nantinya akan menggantikan kepemimpinan pada masa jabatan sebelumnya.

Pemungutan suara yang dimulai pada pukul 09.00 wib tersebut, diikuti sebanyak 158 siswa. Kemudian, dilanjutkan dengan penghitungan suara pada pukul 12.30 wib. Hasil dari penghitungan suara tersebut, Sultan Maulana Putra Pamungkas berhasil memenangkan suara dan otomatis mengemban jabatan sebagai Ketua IPM periode 2019/2020 dan akan dilantik pada bulan Februari mendatang.

Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) adalah salah satu organisasi ortonom Muhammadiyah yang merupakan gerakan dakwah di kalangan pelajar. Fungsi IPM di sekolah Muhammadiyah menyerupai tugas dan fungsi OSIS di sekolah negeri.

Kepala SMP Muhammadiyah Plus, Sutomo, M.Ag., megatakan “Alhamdulillah, kesempatan pemilihan Ketua IPM ini adalah sebuah momentum untuk mengajarkan anak-anak tentang arti demokrasi. Harapan kami, anak-anak dapat belajar berorganisasi dengan baik dan demokratis sehingga ke depan mereka bisa menjadi pemimpin-pemimpin yang baik dan amanah.” Ungkap penerima Satya Lencana Pendidikan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *