Melalui kegiatan Hizbul Wathan, 94 siswa kelas VII SMP Muhammadiyah Plus Salatiga melaksanakan agenda kemah di Markas Pusat Pelatihan TNI, Bantir, Sumowono, Kab. Semarang yang dikomandoi oleh anggota TNI.
Hizbul Wathan atau sering disebut dengan HW merupakan gerakan kepanduan yang terdapat di sekolah Muhammadiyah. Salah satu agenda tahunan HW Qabilah SMP Muhammadiyah Plus adalah diadakannya kegiatan kemah. Seperti tahun sebelumnya, kegiatan perkemahan diadakan di Markas Pusat Pelatihan TNI, Bantir, Sumowono, Kab. Semarang. Selama dua hari siswa dididik dan diajarkan disiplin serta tanggung jawab oleh anggota TNI Bantir. Peserta didik juga diajarkan untuk memupuk rasa solidaritas, kebersamaan, kemandirian, dan empati kepada sesama.
Selain kegiatan-kegiatan yang bersifat formal, peserta didik juga melakukan kegiatan outbond yang berisikan berbagai macam permainan yang menyenangkan. Kegiatan yang dimulai dari tanggal 15 – 16 April ini cukup memberikan kesan dan pengalaman berharga terhadap peserta didik. Selama berada di Markas Bantir, peserta tinggal di barak TNI. Kemah HW yang dikomando oleh anggota TNI ini bertujuan untuk melatih kemandirian siswa serta meningkatkan rasa solidaritas.
Sutomo, M.Ag, mengungkapkan bahwa, “Kegiatan HW adalah kegiatan wajib bagi siswa kelas VII di SMP Muhammadiyah Plus. Dengan kemah HW yang dilaksanakan di Bantir bersama anggota TNI kami berharap anak-anak akan memiliki banyak pengalaman serta melatih kemandirian, tanggung jawab, dan kepekaan sosial mereka.” ungkap, Penerima Beasiswa School Leadership and Supervision Training Program oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Jiangsu, China.
