• April 19, 2026 1:40 am

SMP MUHAMMADIYAH PLUS SALATIGA

Generasi Unggul, Cerdas, dan Qur'ani

Guru SMP Muhammadiyah Plus Produksi Hand Sanitizer Berbahan Alami

Bysmpmplus

Mar 18, 2020

Beberapa guru SMP Muhammadiyah Plus memproduksi cairan pembersih tangan atau hand sanitizer dari bahan-bahan alami seperti lidah buaya dan sirih (17/3).

Semakin mewabahnya penyebaran coronavirus disease (covid-19) membuat masyarakat semakin resah. Langkah pencegahan yang dapat diambil agar terhindar dari virus ini adalah dengan rajin mencuci tangan. Selain itu, langkah praktis yang dapat dilakukan masyarakat adalah dengan menyemprotkan cairan pembersih tangan pengganti sabun atau sering disebut dengan hand sanitizer. Namun, seiring masifnya penyebaran virus ini, hand sanitizer pun sulit untuk didapatkan. Jika ada, maka harga yang ditawarkan oleh pedagang sangat mahal.

Berangkat dari keresahan dan keprihatinan tersebut, beberapa guru SMP Muhammadiyah Plus Salatiga yang dipandu oleh guru Biologi yang beberapa waktu lalu berhasil menjadi juara Krenova dengan penemuan Balsem Adasnya, mencoba untuk membuat hand sanitizer dari bahan alami. Bahan baku utama pembuatan hand sanitizer ini adalah daun sirih dan lidah buaya. Daun sirih dan lidah buaya mengandung antiseptik alami yang dapat membunuh kuman. Selain itu kandungan lidah buaya juga digunakan sebagai pelembab alami. Tidak hanya mengandung antiseptik dan pelembab, bahan-bahan alami tersebut juga mengandung antiolsidan yang berfungsi untuk mencegah kerusakan sel dari paparan sinar matahar, polusi.

Proses pembuatan produk hand sanitizer ini dimulai dengan perebusan daun sirih. Setelah direbus dan mendidih, maka pisahkan air dengan ampasnya. Selanjutnya proses mengolah lidah buaya, dengan memisahkan kulit dan dagingnya. Potong daging lidah buaya lalu cuci higga bersih. Potongan lidah buaya yang telah dicuci kemudian diblender dengan air rebusan daun sirih, lalu saring. Letakkan hasil campuran daun sirih dan lidah buaya yang telah disaring ke dalam wadah kaca, lalu campur dengan alkohol. Setelah itu, hand sanitizer alami tersebut siap untuk di kemas ke dalam botol.

Suprihatin, guru biologi sekaligus ketua pelaksanaan dalam karya inovasi ini menyampaikan bahwa hand sanitizer karya guru SMP Muhammadiyah Plus ini dapat dimanfaatkan untuk membantu langkah pencegahan penyebaran covid-19 dengan menyemprotkan ke tangan sebagai pengganti sabun. Namun, untuk kemampuannya membunuh bakteri atau kuman secara maksimal, maka diperlukan uji lab terlebih dahulu. “Hand sanitizer produksi guru SMP Muhammadiyah Plus Salatiga ini dapat dimanfaatkan pemakaiannya untuk kalangan sendiri. Kami belum terpikirkan untuk memproduksinya secara masal.” Imbuhnya.

Kepala SMP Muhammadiyah Plus, Sutomo, M.Ag., menyampaikan rasa syukurnya atas terobosan yang dan kesigapan guru SMP Muhammadiyah Plus untuk membuat produk hand sanitizer di tengah kebingungan masyarakat. “Alhamdulillah, bersyukur kami mengapresiasi bentuk inovasi yang dilakukan oleh guru-guru SMP Muhammadiyah Plus Salatiga atas kesigapannya membuat produk hand sanitizer dari bahan alami yang dapat dimanfaatkan. Hal ini akan kita kembangkan ke dalam materi ekstrakurikuler sebagai pengembangan skill anak didik ke depan,” ungkap penerima beasiswa School Leadership and Supervision Training Program oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Juangsu, China tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *