• April 18, 2026 10:12 pm

SMP MUHAMMADIYAH PLUS SALATIGA

Generasi Unggul, Cerdas, dan Qur'ani

Siswa Libur, SMP Muhammadiyah Plus Terapkan Pembelajaran Daring Menggunakan Google Classroom

Bysmpmplus

Mar 16, 2020

SMP Muhammadiyah Plus Salatiga menindaklanjuti perintah pada surat edaran yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Kota Salatiga dan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Muhammadiyah Kota Salatiga untuk meliburkan aktivitas belajar mengajar di sekolah dan menggantinya dengan sistem penugasan.

Mewabahnya penyebaran virus corona menjadi sebuah pandemik cukup meresahkan masyarakat tak terkecuali di Kota Salatiga. Beberapa kasus tentang penyebaran virus corona di Salatiga yang sudah teridentifikasi cukup untuk menambah kewaspadaan masyarakat. Hal ini yang kemudian disikapi oleh Dinas Pendidikan Salatiga yang mengeluarkan surat edaran nomor 420/1399/401 dan Majelis Dikdasmen Kota Salatiga nomor 060/III/B/2020 pada 14 Maret 2020 untuk meliburkan aktivitas belajar mengajar siswa.

Berkaitan dengan hal tersebut, SMP Muhammadiyah Plus memberhentikan aktivitas pembelajaran di sekolah selama kurang lebih 14 hari mulai 16 – 31 Maret 2020 sesuai dengan instruksi yang diberikan. Selama kurun waktu tersebut, sekolah mengganti model pembelajaran tatap muka menjadi model pembelajaran dalam jaringan (daring/online). Materi dan penugasan diberikan melalui google classroom yang dapat diakses seluruh siswa di rumah.

Pembelajaran melalui google classroom dapat diakses siswa mulai pukul 07.00 – 11.30 wib. Sistem pembalajaran ini cukup membantu siswa untuk tetap belajar di rumah. Penugasan yang diberikan juga akan di review dan dievaluasi oleh guru mata pelajaran yang bersangkutan.

Alhamdulillah, wali murid memberikan respon positif dengan upaya sekolah tetap memberikan pelayanan pembelajaran melalui daring ini. Mereka mengungkapkan bahwa, pembelajaran daring cukup efisien dan membantu anak-anak untuk tetap mendapatkan materi pembelajaran selama berada di rumah.

Kepala SMP Muhammadiyah Plus Salatiga, Sutomo, M.Ag., mengungkapkan bahwa pembelajaran daring melalui google classroom ini adalah sebuah solusi untuk memfasilitasi siswa agar tetap belajar selama sekolah diliburkan. “Alhamdulillah, meskipun aktivitas pembelajaran di sekolah diliburkan, namun sekolah tetap berupaya untuk memberikan pelayanan pembelajaran yang diganti dengan model daring/online melalui google classroom. Semoga ini dapat mengisi waktu libur anak-anak agar tetap berada di rumah dan mengurangi aktivitas di luar rumah. Selain itu, kami juga mengimbau pada seluruh siswa untuk terus menjaga habit dan culture religiusitas dengan sholat lima waktu, dhuha, tadarus, dan murojaah dengan tertib selama berada di rumah, ” ungkap penerima beasiswa School Leadership and Supervision Training Program oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Juangsu, China tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *