
118 siswa kelas VII SMP Muhammadiyah Plus Salatiga bersama 11 guru pendamping melaksanakan kegiatan outing class ke Borobudur (15/1).
Kegiatan outing class ke Borobudur adalah agenda rutin tahunan SMP Muhammadiyah Plus Salatiga yang diperuntukkan untuk siswa kelas VII. Selain mengenalkan tempat wisata bersejarah, tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mempraktikkan kemampuan komunikasi Bahasa Inggris siswa. Siswa dituntut untuk mencari minimal satu orang turis asing yang akan dijadikan narasumber.
Mengusung tema Dare to Speak English, siswa diharapkan dapat melatih keberanian untuk praktik komunikasi Bahasa Inggris dengan turis asing. Selain keberanian dalam mewawancarai turis asing, siswa juga dituntut untuk kreatif dalam menyusun materi yang akan ditanyakan kepada narasumber. Kegiatan yang dilakukan secara berkelompok ini juga mampu melatih kerja sama antar siswa.
Salah satu siswa SMP Muhammadiyah Plus Salatiga, Azzam Amrullah mengungkapkan bahwa dirinya merasa senang dengan kegiatan outing class ini. “Saya senang mengikuti kegiatan outing class ini, karena saya dapat mengunjungi candi Borobudur dan saya mempunyai kesempatan untuk praktik berbicara Bahasa Inggris dengan turis.”
Kepala SMP Muhammadiyah Plus Salatiga, Sutomo, M.Ag., mengungkapkan bahwa kegiatan ini adalah agenda rutin tahunan agar siswa dapat merasakan pengalaman dalam mempraktikkan kemampuan Bahasa Inggris mereka. “Alhamdulillah, kegiatan outing class ini berjalan lancar. Ini adalah agenda rutin yang akan terus dilaksanakan untuk siswa kelas VII agar mereka dapat memiliki pengalaman dalam berkomunikasi Bahasa Inggris dengan turis secara langsung.” ungkap penerima beasiswa School Leadership and Supervision Training Program oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Jiangsu, China.
