• April 21, 2026 3:52 am

SMP MUHAMMADIYAH PLUS SALATIGA

Generasi Unggul, Cerdas, dan Qur'ani

Raih Empat Piala dalam Lomba Pagelaran Seni Tingkat Kota Salatiga

Bysmpmplus

Sep 25, 2018

SMP Muhammadiyah Plus Salatiga kembali mencatatkan prestasi pada lomba macapat,  melukis,  dan baca puisi dalam acara Pagelaran Lomba Seni tingkat Kota Salatiga, Minggu, 23 September 2018.

Di ujung bulan September 2018, sekolah yang memiliki jargon “Generasi Unggul,  Cerdas,  dan Qurani” ini kembali mengukir prestasi. Dalam acara Pagelaran Lomba Seni yang bertempat di Hotel Laras Asri,  SMP Muhammadiyah Plus berhasil membawa pulang empat piala. Dalam lomba macapat SMP Muhammadiyah Plus menurunkan perwakilan terbaiknya yaitu Gading Risyad Wibisono dan Widda Isyfi ‘Ayuna,  yang masing-masing menjadi juara I dan III.  sementara pada lomba melukis diwakili oleh Athaya Farizqy Ramadhina dan sukses meraih juara III.  Terakhir pada lomba baca puisi tingkat umum,  diwakili oleh Winanti Sekar Utami selaku guru Bahasa Indonesia, yang menyumbangkan piala juara III. 

Acara yang dimulai pukul 08.00 tersebut diikuti oleh puluhan peserta yang terbagi dalam beberapa cabang lomba.  Lomba Macapat terbagi dalam dua kategori untuk tingkat SD dan SMP.  Peserta diwajibkan untuk menyanyikan tembang Sekar Macapat Dhandhanggula Penganten Anyar Laras Pelog Pathet Nem dan satu tembang macapat pilihan peserta. Tembang macapat yang menjadi pilihan Gading dan Widda adalah Mijil Laras Pelog Pathet nem. Di bawah bimbingan Ina Dinawati, penampilan Gading dan Widda mampu menghipnotis dewan juri karena pembawaannya yang luwes dan suara yang merdu. 

Sementara itu, dalam cabang Lomba Melukis juga terbagi dalam dua kategori untuk SD dan SMP. Peserta diberikan waktu selama tiga jam untuk merampungkan pekerjaannya. Dengan tema Festival Budaya,  Athaya yang dibimbing oleh Bogi Dwi Febrihandoko mampu menyuguhkan detail lukisan yang pas dan rapi.

Di cabang Lomba Baca Puisi, Sekar selaku guru Bahasa Indonesia juga ikut menyumbangkan kebolehannya Membacakan puisi wajib berjudul Karawang-Bekasi karya Chairil Anwar,  dan puisi pilihan berjudul Sebuah Jaket Berlumur Darah karya Taufiq Ismail, Sekar mampu menghipnotis suasana dan menampilkan suguhan yang apik. 

Sutomo,  M.Ag., selaku Kepala SMP muhammadiyah Plus Salatiga mengatakan,  “Mengikuti lomba adalah bagian dari wujud komitmen sekolah untuk turut serta memfasilitasi warga sekolah untuk mengembangkan bakat yang dimiliki. Tidak hanya siswa,  tapi guru juga kita dukung untuk terus berprestasi melalui bakat yang dimiliki. ” Ucap peraih Satya Lencana Pendidikan tersebut. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *