Salatiga, 16 November 2025 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh salah satu siswa SMP Muhammadiyah Plus Salatiga. Yazid Syafaat Wibowo, siswa kelas 8, berhasil meraih Juara Harapan 2 dalam ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Provinsi Jawa Tengah yang diselenggarakan di Kota Solo pada 16 November 2025.
Dalam kompetisi tersebut, Yazid tampil memukau di cabang lomba Maca lan Nulis Aksara Jawa (membaca dan menulis aksara Jawa). Dengan ketekunan dan latihan intensif, Yazid mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam melestarikan dan mengekspresikan kekayaan bahasa serta budaya daerah.
Sebelumnya, Yazid melaju ke tingkat provinsi setelah meraih Juara 1 pada ajang FTBI Tingkat Kota Salatiga yang digelar pada awal November lalu. Berbekal pengalaman itu, ia semakin bersemangat berlatih dan memperdalam kemampuan berbahasa Jawa, baik dalam pelafalan, ejaan, maupun penulisan aksara.
“Saya sangat senang dan bersyukur bisa sampai di tingkat provinsi. Awalnya saya tidak menyangka bisa menang, tapi berkat dukungan dari guru dan teman-teman, saya berusaha semaksimal mungkin. Saya berlatih setiap hari supaya bisa membaca dan menulis aksara Jawa dengan lebih baik,” ungkap Yazid Syafaat Wibowo penuh rasa bangga.
Guru pendamping, Ina Dinawati, S.Sos., mengapresiasi kerja keras Yazid selama proses persiapan lomba. “Yazid punya semangat yang luar biasa. Ia tekun berlatih, rajin bertanya, dan benar-benar mencintai bahasa daerahnya. Hasil ini membuktikan bahwa kecintaan terhadap budaya bisa melahirkan prestasi gemilang,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SMP Muhammadiyah Plus Salatiga, Sutomo, M.Ag., menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya. “Prestasi Yazid menjadi bukti bahwa pelestarian bahasa dan budaya daerah bisa dilakukan sejak dini. Kami sangat bangga dan akan terus mendukung siswa untuk berprestasi di berbagai bidang, termasuk literasi dan budaya lokal,” tegasnya.
Keberhasilan Yazid menjadi inspirasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus mencintai dan melestarikan bahasa ibu, karena dari sanalah karakter dan jati diri bangsa tumbuh.
Penulis : Tim Humas SMP Muhammadiyah Plus
